Cara Memanah Jemparingan

Cara Memanah Jemparingan -


Panahan sudah dikenal di Indonesia sejak jaman dahulu kala. Di candi-candi bisa kita temukan relief orang memanah. Di pewayangan, kita kenal tokoh: Arjuna, Adipati Karna, Indrajit dg panah-rantai, Ekalaya yg keahlian memanahnya dikatakan di atas Arjuna, dll.

Masih Adakah Pemanah Tradisi di Jaman Millenial Ini?

Ternyata, di tengah maraknya prestasi panahan modern, bahkan atlit Indonesia sampai meraih medali perak di SEA GAMES, ... panahan tradisional juga berkembang pesat, bukan hanya di kalangan generasi-tua, tapi menjadi trends juga di kalangan anak-muda, bahkan anak-anak. 

Nah, jenis panahan yang akan pak Kris bahas kali ini adalah : JEMPARINGAN.
.
Bpk. Kris-panahan. Jemparingan targetan, di lapangan panahan PERPANI Kota - KOPERTIS, Yogyakarta

Secara sederhana kita bisa bagi berdasar SASARAN atau TARGET yang dipanah. Ada :
1) Jemparingan Targetan, atau biasa juga disebut jemparingan-tradisional PERPANI; dan
2) Jemparingan Mataraman, atau bandhulan (karena target yang dipanah adalah bandhul / boneka orang-orangan dari jerami, yang digantungkan di seutas tali atau kawat).

Untuk Jemparingan Mataraman sendiri masih bisa kita bagi dua jenis :
- jemparingan-mataraman luar karaton, atau kita sebut saja jemparingan-modern; dan
3) Jemparingan Mataram gaya Karaton Yogyakarta

Ketiga jenis jemparingan di atas, sama-sama menggunakan busur dan anak-panah dari bahan alami (kayu dan bambu), serta memanah juga harus dalam posisi duduk bersila. 

Poin ke-3 : Jemparingan Mataram gaya Karaton Yogyakarta adalah cikal-bakal jemparingan modern.

Seperti apa gaya memanah 'lama' yang mengincar sasaran TANPA diincar dg dilihat mata ini akan kita bahas dalam topik tersendiri saja, ya. 
.


Cara Memanah Jemparingan


Ada banyak cara melatih ketrampilan bermain jemparingan. Ada yang belajar asli teknik jemparingan, banyak juga yg mencampur-adukkan dg horsebow, panahan modern, dll.

Kali ini pak Kris mau share salah-satu cara melatih / membetulkan teknik bermain jemparingan, dg alat-bantu paku-payung.

Nah, bagi yang belum sempat nonton video Turorial Membetulkan Teknik Jemparingan di awal postingan ini, silahkan CERMATI dulu video di atas.


1. MINDSET / paradigma berpikir :

1 1.a. TIDAK ADA satu teknik bermain jemparingan yang PALING BENAR !
1.b. Yang kita lakukan adalah melatih SATU teknik berulang-ulang, sampai tangan & hati (roso) kita menghapalkannya. 
1.c. Teknik jemparingan yg paling EFEKTIF adalah teknik yang PALING SERING kita latih. (kalau tidak pernah berlatih, ya memanahnya tidak akan pernah efektif - walau sudah menonton banyak video jemparingan )



Mari kita bahas satu-persatu :
***

1.a) TIDAK ADA satu teknik bermain jemparingan yang PALING BENAR !


"PENYAKIT" ini biasanya mnyerang pemanah PEMULA, dan ... seringkali ternyata masih juga menjangkiti pemanah-pemanah yg sudah sering ikut lomba atau gladhen jemparingan. KENAPA ?

Biasanya orang yang baru awal belajar jemparingan, masih belum memusingkan (atau bahkan belum tahu) bagaimana cara bermain jemparingan yang efektif. 

Yang penting ada busur ada anak-panah, JEBRET ... moga-moga kena sasaran, kalau tidak yaa ... dicoba lagi, lagi, dan lagi. (dan ini tidak salah, lho, geiss).

Begitu ada poster atau undangan gladhen, segera berangkat. YaNG PENTING berani mencoba ... sokur-sokur JUARA :D


Di tempat gladhen ketemu dengan 'banyak' penjemparing 'senior' - pembuat busur - pedagang anak-panah, dan tentunya penjemparing-penjemparing lainnya yang saling bertukar-ilmu sambil bersenda-gurau.

Pulang ke rumah, berlatih lagi dengan ''ILMU BARU". Ganti gaya, ganti alat, dll. 

Besok di gladhen jemparingan berikutnya, dapat ilmu baru teknik memanah dari Mpu X atau si-Anu. 

Berubah lagi, begitu berulang-ulang.

Akhirnya latihan kita jadi amburadul, tidak efektif, boros tenaga - boros biaya.

Harap diingat bahwa Jemparingan adalah permainan panahan yang menggunakan bahan alami seperti kayu dan bambu - BUKAN pabrikan.

Artinya : standarisasi dalam segi alat sangat-sangat 'rendah'. Bahkan, 1 ruas bambu dibelah, lalu dijadikan 1 set anak-panah saja hasilnya saat dipanahkan belum tentu nglumpuk / grouping. Kenapa? Ya karena bahan alami tersebut :

Bagian bambu yg kena sinar matahari dg sisi dalam rumpun, tentu BEDA kadar-airnya. Otomatis kelurusan laju anpan juga bisa berbeda.

Belum posisi pemasangan bulu & nyenyep ... dll.

Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan? Latih teknik-dasar jemparingan Anda dengan benar, berulang-ulang sampai matang DENGAN busur & anak panah yang sama (jangan gonta-ganti busur & anpan).

Dan JaNGaN gonta-ganti teknik sebelum teknik yg lama kita kuasai betul.

***

1.c ) Yang kita lakukan adalah melatih SATU teknik berulang-ulang,
sampai tangan & hati (roso) kita menghapalkannya. 

INGat : panahan adalah (olahraga) repetisi / pengulangan.

***

1.c ) Teknik jemparingan yg paling EFEKTIF
adalah teknik yang PALING SERING kita latih.

5 tahun lebih saya berlatih jemparingan hampir tiap hari; ikut lomba maupun gladhen di Jawa, Madura, Bali, dll sebagai utusan klub ...

dan sudah sering saya temui: Orang itu teknik manahnya ngacau, kalau diteruskan lama-lama bisa berakibat cedera atau  minimal tremor (buyuten), setting-an gendewo juga ada yg aneh, jemparing-nya juga ....  tapi mencok-an (sering nancap ke bandhul), kadang ada pemanah-pemanah seperti itu yg 'naik' podium (titis).

KENAPA? karena orang itu melatih teknik yg sama (yg ia tahu) berulang-ulang sampai jadi 'style'-nya. 

Orang lain akan susah / tidak bisa meniru - percayalah, saya juga pernah punya guru memanah yang spt itu - Yaa, HANYA Beliau yg bisa memanah secara ajaib seperti itu :D

Practice make perfect - Jerih lelah tidak akan menipu hasil !

Kisah di atas, saya sedang menunjukkan contoh yg ... EKSTREM. 

Sebenarnya, dalam jemparingan ADA teknik-dasar memanah, safety (baik bagi pemanah maupun alatnya), dan lain-lain.

NANTI, setelah teknik dasar ini dikuasai, baru kemudian bisa mengembangkan teknik lanjutan yang disesuaikan dengan postur tubuh, anatomi tangan, pengalaman, kenyamanan, dll. 

Di postingan selanjutnya, saya akan berbagi (bukan bermaksud menggurui) membahas hal-hal mendasar yang lebih teknis. Siapa tahu ada yang berjodoh dengan ilmu-ilmu ini.

o

BACA : Cara Bermain Jemparingan - PENDAHULUAN

BACA : Belajar TEKNIK DASAR memanah jemparingan

-

Postingan populer dari blog ini

Istilah kata "Jemparingan" yg TIDAK-BANYAK Diketahui Orang ...

Teknik Memanah Jemparingan